Peringatan Hari Desa Nasional pada tanggal 15 Januari 2026 dihadiri Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat,Pendamping Desa,Pendamping Lokal Desa Kabupaten Tabanan dan Unsur Pemerintah Desa Penebel yang bertempat di Desa Penebel Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Provinsi Bali. Apel peringatan Hari Desa Nasional juga di laksanakan oleh Pemerintah Desa di 133 desa di Kabupaten Tabanan di areal kantor desa masing-masing.
Rangkaian peringatan Hari Desa Nasional di desa-desa di Kabupaten Tabanan
meliputi kegiatan Bersih- bersih Lingkungan ( Gotong Royong) , Olah Raga dan ada
juga kegiatan social lainnya. Seperti di Desa Sesandan Kecamatan Tabanan
dilakukan Jalan sehat dan senam bersama pemerintah desa, masyarakat Desa Sesandan ,kelompok lansia yang
difasilitasi oleh jajaran Tim Pendamping Desa kabupaten Tabanan. Kegiatan jalan
sehat dan senam bersama para lansia Desa Sesandan Kecamatan Tabanan ini
dilaksanakan pada 14 Januari 2026 bertempat di Bumi Perkemahan Wana Harum Br.Sekartaji Desa Sesandan. Senam yang dilakukan meliputi Senam Lansia, Senam Yoga, Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Para Lansia sangat bersemangat mengikuti kegiatan.
Mengusung
Tema “ Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan Untuk Indonesia “ merupakan
pesan filosopis dan strategis yang menegaskan
bahwa , denyut nadi dan kemandirian ekonomi, stabilitas social dan ketahanan pangan nasional bermula dari
desa. Hal ini sesuai dengan Astha Cita Presiden Republik Indonesia Bapak
Prabowo Subianto. Peringatan Hari Desa Nasional adalah momentum untuk
memperkuat tekad dan komitmen bersama
dalam membangun desa dan memperkuat sinergi
antara Pemerintah, masyarakat dan para pemangku kepentingan. Peringatan
Hari Desa Nasional adalah pengingat bahwa kemajuan daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kemajuan desa. Indeks
Desa yang meliputi Aspek Layanan Dasar yang terdiri dari sub dimensi
pendidikan,kesehatan, sub dimensi layanan
utilitas dasar dengan 13
indikator, Aspek Dimensi Sosial yang terdiri dari sub dimensi aktifitas, dan
sub dimensi fasilitas masyarakat dengan 8 indikator Aspek Dimensi Ekonomi yang
terdiri dari sub dimensi produksi desa
dan sub dimensi pendukung ekonomi dengan 12 indikator, Aspek Dimensi ,Lingkungan
terdiri dari sub dimensi pengelolaan lingkungan dan sub dimensi penanggulangan
bencana dengan 5 indikator, Aspek Dimensi Aksesibilitas yang terdiri dari sub
dimensi kondisi akses jalan, dan sub dimensi kemudahan akses dengan 5 indikator
, Aspek Dimensi Tata Kelola Pemerintahan Desa terdiri dari sub dimensi kelembagaan
dan pelayanan desa serta sub dimensi tata kelola keuangan desa dengan 5
indikator . Indeks Desa dengan 6 Dimensi dan 13 sub dimensi serta 48 indikator
tersebut harus diperkuat.
Dengan
semangat dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa maka tujuan
pembangunan Nasional bisa tercapai.

.jpeg)