Konsolidasi TPP melalui Rapat Koordinasi Tim
Pendamping Profesional (TPP) Provinsi
Bali diselenggarakan di Gedung Kerta Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung
pada hari Jumat, 6 Pebruari 2026. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas PMD Dukcapil Propinsi Bali yang mewakili
Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Bali, Kepala Dinas PMD Kabupaten Badung,Korprov
Bali,Perwakilan Bak Mandiri, BPJS Ketenaga Kerjaan serta jajaran TAPM Provinsi,TAPM
Kabupaten,Pendamping Desa (PD),Pendamping Lokal Desa (PLD) Provinsi Bali. TPP
Kabupaten Tabanan yang hadir sebanyak 42 orang, 2 orang berhalangan hadir
karena sakit. Bertindak selaku pembawa acara (MC) yaitu Gusti Ayu Putu Cyntia
Dewi ,Pendamping Desa dari Kabupaten Tabanan. Bertindak selaku Dirigent adalah
Pendamping Desa dari Kabupaten Gianyar.
.jpeg)
Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu
Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan Mars Desa.Rapat Koordinasi ini dibuka
oleh Kepala Dinas Kabupaten Badung, Komang Budhi Argawa.Beliau menyampaikan
pendamping memiliki peran strategis untuk memastikan Pemanfaatan Dana Desa
berjalan efektif dan perlu ada penyamaan persepsi terkait focus penggunaan Dana
Desa 2026. Pada Kesempatan ini
Sekretaris Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali Bapak Ngurah Made Arya
Astawa yang mewakili Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali juga memberikan arahan
kepada TPP Provinsi Bali. Beliau menekankan pentingnya data sebagai basis perencanaan desa serta
mendorong peningkatan kualitas pendampingan. Hal ini memperkuat sinergi yang
baik antara Jajaran Pendamping dengan Pemerintah Daerah dalam rangka upaya
memperkuat pendampingan desa. Setelah Arahan dari PMD Prov Bali di berikan apresiasi
berupa sertifikat penghargaan kepada PD dan PLD yang telah mengirimkan video
terbaik pemanfaatan Dana Desa th 2025 serta video Ketahanan pangan di 9
Kabupaten/Kota se-Bali.

Untuk Kabupaten Tabanan apresiasi diberikan kepada Made Gunawan, PLD Kecamatan Tabanan. Hal ini
diharapkan menjadi motivasi bagi TPP dalam mempublikasikan pemanfaatan Dana
Desa berikutnya dan semakin kreatif dalam membuat video hasil kerja pendampingan.
Setelah disampaikan laporan Panitia oleh
Bapak Mashor Effendi ,TAPM Prov Bali acara dilanjutkan dengan sosialisasi dari BPJS
Ketenaga Kerjaan dan Bank Mandiri. Setelah acara Break makan siang acara diisi
dengan materi oleh Korprov Bali, Ir.K.Suardika,MSi. Materi yang disampaikan
tentang arah Kebijakan Desa sebagai implementasi dari Astha Cita ke-6 Presiden
Prabowo-Gibran. Ditekankan bahwa Konsep Kebiakan Dana Desa 2026 adalah juga untuk mendukung
KDMP, dimana ada Pagu Dana Desa Reguler dan juga Pagu KDMP. Korprov Bali
menekankan tentang Refleksi Pendampingan
Desa dimana disampaikan bahwa
pendampingan belum sepenuhnya berbasis
kemandirian desa,, partisipasi masyarakat masih bersifat formalitas, Penguatan
Ekonomi Desa belum terintegrasi, serta peran pendamping masih terjebak
administrasi. Berangkat dari hal tersebut disampaikan tentang resolusi
pendampingan yang lebih adaftif dan inklusif. Harus bergeser dari pola
instruktif kepada pola fasilitatif yang berbasis pada potensi masing – masing desa.
Selanjutnya Paparan dari Bapak Dewa Darma Setiawan selaku PIC BUMDesa & KDMP serta paparan
materi dari Bapak Adi Parmadi terkait Indeks Desa, SDGS Desa,EHDW, Perencanaan Desa, Penyaluran
Dana Desa, Realisasi Pemanfaatan Dana Desa, Media Informasi dan RKTL. Terkait
penugasan Media Sosial di kabupaten Tabanan mendapat penilaian yang baik.
Sedangkan untuk pelaporan realisasi pemanfaatan dana Desa yang terekam pada
format tidak mengakomodir semua kegiatan sehingga terkesan realisasi Dana Desa di Kabupaten Tabanan lebih kecil
dari realitanya. Acara Rapat Koordinasi diakhiri
pada pukul 16.00 Wita.
Ada Aksi Ada
reaksi
Adalah Gaya
yang berpasangan
Dengan
Refleksi dan resolusi
Mari tingkatkan
kinerja pendampingan