SELAMAT DATANG DI BLOGSPOT TPP KABUPATEN TABANAN,TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA

Kamis, 20 Agustus 2026

PENILAIAN DESA BERKINERJA BAIK

 

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2025 – 2029, Prevalensi Penurunan Stunting telah menjadi salah satu indikator pencapaian prioritas nasional 4 (empat) yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas. Target prevalensi stunting tahun 2025 yaitu 18,8 % dan tahun 2029 yaitu 14,2%. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bertugas melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan konvergensi program di tingkat desa. Capaian Konvergensi tingkat daerah hingga tingkat desa sangat mendukung pencapaian target prevalensi stunting. Salah satu upaya mencapai target tersebut adalah dengan melakukan penilaian dan pemberian penghargaan bagi Desa Berkinerja Baik Tingkat Nasional.

Tim Kabupaten Tabanan sudah menetapkan 3 desa terbaik dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yaitu Desa Pitera , Selanbawak dan Buwit berdasarkan indikator-indikator penilaian sebagaimana diatur dalam Panduan Mekanisme Penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Pelaksanaan Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting. Sesuai hasil penilaian dikabupaten  ditetapkan Desa Pitera untuk mewakili maju ke tingkat Propinsi.

Penilaian Desa berkinerja Baik dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026 tingkat Propinsi  di Desa Pitera dilakukan oleh Tim dari DPMD Provinsi pada Kamis, 20 Agustus 2026.Hadir yang mendampingi dari Tim Kabupaten dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Bappeda, Dinas Kesehatan, KB, TAPM Kabupaten dan Pendamping Desa. Tim Penilai dari Propinsi terdiri dari Dinas Pemberdayaan Propinsi Bali,Dinas Kesehatan Propinsi Bali dan TAPM Propinsi Bali. Tim menilai terkait Administrasi dan Inovasi


Penilaian Kinerja Desa Ada 6 Variabel yang menjadi penilaian yaitu Pramusrenbang Tematik Stunting/Rembuk Stunting Tingkat Desa (dalam rangka penyusunan perencanaan program stunting dalam pembangunan Desa), Pelaksanaan P3S tingkat Desa ,Kinerja Kader Pembangunan Manusia, Komitmen Desa, Pembinaan Pelaku Kelembagaan P3S, Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi konvergensi P3S

Indikator Penilaian Lanjutan melalui Inovasi Desa dengan 5 Variabel yaitu  Tingkat partisipasi masyarakat  dan pemangku kepentingan atas kegiatan/program inovasi, Tingkat orisinalitas Program/Kegiatan, Tingkat solutif Program/Kegiatan ,Tingkat Dampak Penerapan Inovasi Upaya P3S di desa,Tingkat keberlanjutan Inovasi Upaya P3S di desa.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemutahiran SDGs Desa Baru

Dalam rangka mendukung ketersediaan data desa yang akurat, lengkap, dan terkini, Pemerintah Desa bersama mahasiswa KKN UNBI melaksanakan keg...