SELAMAT DATANG DI BLOGSPOT TPP KABUPATEN TABANAN,TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA

Rabu, 09 September 2026

RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PERUBAHAN APBDES TAHUN 2026

Bertempat di ruang pertemuan Kantor Desa Bongan Kecamatan Tabanan terselanggara Rapat Koordinasi yang di selenggarakan oleh Dinas PMD Kabupaten Tabanan pada Rabu, 9 September 2026.Unsur yang Hadir adalah Kadis PMD Kabupaten Tabanan yang diwakili Kabid 1 , Ketua Forum Perbekel Kecamatan, Asosiasi BPD, Sekretaris Desa ,TAPM Kabupaten, Pendamping Desa. Rapat Koordinasi ini dilaksanakan 2 hari efektif , Hari ke- 1 menghadirkan peserta dari Kecamatan Tabanan, Kediri,Kerambitan, Marga dan Selemadeg Timur. Hari kedua menghadirkan peserta dari Kecamatan Baturiti,Penebel,Pupuan,Selemadeg dan Selemadeg Barat. Hari ke-2 menghadirkan peserta dari Kecamatan Pupuan, Selemadeg, Selemadeg Barat, Penebel dan Baturiti.

Materi Rapat Koordinasi  adalah Sosialisasi  Hasil Monev DPMD  di 28 desa , Isu- isu dan persiapan Penyusunan Perubahan APBDes Tahun 2026.Hasil Monev DPMD yang disampaikan terkait  Sisi Kelembagaan, Dokumen Kegiatan & Legalitas, Keuangan Desa

Terkait dengan Perubahan APBDes Tahun 2026 dengan jadwal sbb :

- Perubahan APBDes dan evaluasi dari tanggal 11 sd 22 September 2026

- Posting Perubahan APBDes sampai dengan tanggal 25 September 2026

- Penetapan PerdesPaling Lambat 28 September 2026

- Penyampaian dokumen Minggu I Bulan Oktober 2026.

Jumat, 04 September 2026

Bersama Kita Bisa



Ditengah banyaknya pemenuhan progres data, pada hari Jumat, 4/9/2026 di AULA Pemdes Batannyuh, TPP Kecamatan Marga melakukan konsolidasi melalui OJT Monev DD 2026. 

Hal ini bertujuan untuk melaksanakan tindak lanjut Nota Dinas  Dirjen PDP No 484/PDP/.04.04/IX/2026 tentang Percepatan  Pendataan Dana Desa TA 2026 pada Aplikasi Monev DD. Untuk melakukan update data Monev Dana desa 2026, ditempuh dengan langkah ; 1. Koordinasi dengan  TPP Kec. Marga untuk tindak lanjut SE Dirjen PDP. 2. Melakukan update data Monev DD pada aplikasi Inputan kegiatan Dana Desa TPP Provinsi Bali. 3. Melakukan update data Monev DD 2026. 

Dengan gerak Bersama Kita Bisa  ini diharapkan mampu menyelesaikan tugas pendataan yang menjadi tanggung jawab TPP. Dengan langkah ini juga mampu dibuatnya update realisasi dana desa pada Aplikasi Kegiatan Dana desa TPP Provinsi Bali. Serta dipahaminya pengisian monev DD 2026 yang masuk dengan user dan fasword DRP masing masing. 

Setelah OJT ini PLD di Kecamatan Marga mampu menyiapkan data pendukung perencanaan 2026 dan data Realisasi Dana Desa 2026.

Ternyata dengan langkah Bersama Kita Bisa mampu menjawab tugas tugas yang menjadi kewajiban TPP saat ini.


Penulis 

I Ketut Subrata 

Rabu, 02 September 2026

Praktik Baik Manfaat Dana Desa

 


Rabu tanggal 2/9/2026 bersama Pemdes  Kukuh Kec. Marga dilakukan fasilitasi Pembuatan PB Manfaat Dana Desa . Sesuai surat edaran  dari Kementerian Desa bahwa Desa wajib membuat minimal 10 Template dan video  PB Dana Desa.


Sebagai langkah awal sudah mampu diidentifikasi 10 kegiatan dana desa baik tahun ini maupun tahun sebelumnya.


Setelah dilakukan pendampingan pembuatan Template PB Dana desa ada kendala Pemdes agak kesulitan menyiapkan 8 dokumen Poto kegiatan yang non kegiatan fisik untuk template PB Dana desa. 


Hal ini harus diantisipasi pengumpulan data dari temen PK yang mengampu kegiatan Dana Desa setiap tahunya.


Penulis 


I Ketut Subrata

Kamis, 27 Agustus 2026

Pemutahiran SDGs Desa Baru

Dalam rangka mendukung ketersediaan data desa yang akurat, lengkap, dan terkini, Pemerintah Desa bersama mahasiswa KKN UNBI melaksanakan kegiatan pemutakhiran data SDGs Desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas data sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan desa.

Kegiatan pemutakhiran data dilaksanakan oleh Pemerintah Desa bersama mahasiswa KKN UNBI, dengan melibatkan perangkat desa, kader/petugas pendata, serta masyarakat sesuai kebutuhan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada [hari/tanggal], bertempat di [Ruang Rapat Desa Baru, kecamatan Marga, kabupaten Tabanan], dengan sasaran utama data wilayah, keluarga, dan individu yang terdapat di desa.

Pemutakhiran data SDGs Desa dilakukan karena data yang akurat sangat diperlukan untuk menggambarkan kondisi masyarakat secara nyata serta menentukan prioritas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini, data yang sudah tersedia diperiksa kembali dan disesuaikan dengan kondisi terkini di lapangan, termasuk perubahan data penduduk, kondisi keluarga, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, sosial, ekonomi, dan aspek lainnya yang berkaitan dengan indikator SDGs Desa.

Adapun pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan dan koordinasi, pemeriksaan data yang telah tersedia, pengumpulan dan pemutakhiran data di lapangan, penginputan data ke dalam aplikasi SDGs Desa, serta verifikasi dan validasi data. Mahasiswa KKN UNBI membantu proses pendataan dan pengecekan informasi di lapangan dengan berkoordinasi bersama pemerintah desa dan masyarakat.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Desa dan mahasiswa KKN UNBI, diharapkan proses pemutakhiran data SDGs Desa dapat berjalan secara efektif dan menghasilkan data yang lebih akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil pemutakhiran tersebut selanjutnya diharapkan dapat menjadi salah satu sumber informasi dalam mendukung perencanaan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Penulis ;


I Wayan Sumerta
 

Kamis, 20 Agustus 2026

PENILAIAN DESA BERKINERJA BAIK

 

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2025 – 2029, Prevalensi Penurunan Stunting telah menjadi salah satu indikator pencapaian prioritas nasional 4 (empat) yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas. Target prevalensi stunting tahun 2025 yaitu 18,8 % dan tahun 2029 yaitu 14,2%. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bertugas melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan konvergensi program di tingkat desa. Capaian Konvergensi tingkat daerah hingga tingkat desa sangat mendukung pencapaian target prevalensi stunting. Salah satu upaya mencapai target tersebut adalah dengan melakukan penilaian dan pemberian penghargaan bagi Desa Berkinerja Baik Tingkat Nasional.

Tim Kabupaten Tabanan sudah menetapkan 3 desa terbaik dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yaitu Desa Pitera , Selanbawak dan Buwit berdasarkan indikator-indikator penilaian sebagaimana diatur dalam Panduan Mekanisme Penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Pelaksanaan Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting. Sesuai hasil penilaian dikabupaten  ditetapkan Desa Pitera untuk mewakili maju ke tingkat Propinsi.

Penilaian Desa berkinerja Baik dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026 tingkat Propinsi  di Desa Pitera dilakukan oleh Tim dari DPMD Provinsi pada Kamis, 20 Agustus 2026.Hadir yang mendampingi dari Tim Kabupaten dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Bappeda, Dinas Kesehatan, KB, TAPM Kabupaten dan Pendamping Desa. Tim Penilai dari Propinsi terdiri dari Dinas Pemberdayaan Propinsi Bali,Dinas Kesehatan Propinsi Bali dan TAPM Propinsi Bali. Tim menilai terkait Administrasi dan Inovasi


Penilaian Kinerja Desa Ada 6 Variabel yang menjadi penilaian yaitu Pramusrenbang Tematik Stunting/Rembuk Stunting Tingkat Desa (dalam rangka penyusunan perencanaan program stunting dalam pembangunan Desa), Pelaksanaan P3S tingkat Desa ,Kinerja Kader Pembangunan Manusia, Komitmen Desa, Pembinaan Pelaku Kelembagaan P3S, Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi konvergensi P3S

Indikator Penilaian Lanjutan melalui Inovasi Desa dengan 5 Variabel yaitu  Tingkat partisipasi masyarakat  dan pemangku kepentingan atas kegiatan/program inovasi, Tingkat orisinalitas Program/Kegiatan, Tingkat solutif Program/Kegiatan ,Tingkat Dampak Penerapan Inovasi Upaya P3S di desa,Tingkat keberlanjutan Inovasi Upaya P3S di desa.

 


Jumat, 14 Agustus 2026

SEMARAK HUT RI KE-81 DI TAMAN PUJAAN BANGSA MARGARANA

 



Dalam rangka ikut memeriahkan perayaan HUT Republik Indonesia yang ke- 81 dan membangun semangat kebersamaan ,Tim Pendamping Profesional  TAPM,PD,PLD  se-Kabupaten Tabanan, mengadakan outbond di Taman Pujaan Bangsa Margarana Kabupaten Tabanan Propinsi Bali. Sebagai Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan adalah PD Kecamatan Marga ,I Ketut Subrata. Kegiatan diawali dengan Doa Bersama dan dilanjutkan dengan Tabur Bunga menghormati Jasa para Pahlawan.

Bapak Camat Marga berkenan membuka kegiatan outbond. Hadir pula pada kesempatan ini Perbekel Desa Marga Dauh Puri dan Korprov Bali Ir.K.Suardika. Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan kegiatan Senam Kemerdekaan dan Game . Game dipandu oleh PD Kecamatan Kerambitan Dewa Gede Darmaputra . Jenis Game  meliputi Lari Karung,  lari kelereng, Ngulat tipat sambil berjalan dengan peserta laki-laki,jepit  terong,Mancing makan kerupuk, bola estafet dan permainan konsentrasi. TPP  sangat bersemangat dan partisipatif. Makna setiap perlombaan ini adalah semangat kerjasama tim.

Setelah istirahat makan siang kegiatan dilanjutkan dengan acara tukar kado yang dipandu PD Marga sambil menyanyikan lagu kemerdekaan. Kegiatan dilanjutkan dengan arahan  oleh masing-masing PIC Kabupaten. Diantaranya terkait dengan adanya kebijakan Trainning Need Assesment (TNA),Indeks Desa,BUMDesa, EHDW,  Korprov Bali yang akrab disapa jro kadek juga memberikan pencerahan dan motivasi kepada TPP dalam melaksanakan tugas tugas pendampingan.

# Dirgahayu HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026

PEMUTAKHIRAN INDEKS DESA 2026

 

Berdasarkan Permendes PDT nomor 9 Tahun 2024  tentang Indeks Desa dan Surat Edaran Direktur Jenderal PDP no.B-113/PDP.03.04/VII/2026 maka desa desa di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali sudah melakukan Pemutakhiran Indeks Desa. Indeks Desa adalah indeks pengukuran  terhadap tingkat kemajuan dan kemandirian desa dalam rangka pencapaian sasaran Pembangunan Desa yang berkelanjutan.Indeks Desa meliputi enam Dimensi yaitu Layanan Dasar yang meliputi Pendidikan Kesehatan dan Utilitas, Dimensi Sosial meliputi  aktifitas dan fasilitas sosial,Dimensi Ekonomi yang meliputi  produksi dan pendukung ekonomi ,Dimensi Lingkungan yang meliputi  sampah dan mitigasi bencana,Dimensi Aksesibilitas meliputi  jalan ,listrik, telekomunikasi , Dimensi Tata Kelola Pemerintahan Desa meliputi pelayanan,teknologi dan keuangan.

Dalam pemutakhiran indeks Desa ini ada kelembagaan yang harus dibentuk mulai dari tingkat desa  yang melibatkan Pemerintah Desa dan BPD serta difasilitasi oleh Pendamping Desa dikuatkan dengan SK Kepala Desa.Di tingkat Kecamatan ada Tim Verifikasi dan Validasi dikuatkan dengan SK Camat, demikian juga di tingkat Kabupaten ada Tim Verifikasi dan Validasi tingkat Kabupaten yang melibatkan OPD Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan OPD bidang Perencanaan Pembangunan Daerah yang difasilitasi oleh TAPM Kabupaten yang dikuatkan dengan SK Bupati serta di Tingkat Provinsi juga ada Tim Verifikasi dan Validasi tingkat Propinsi yang melibatkan OPD Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan OPD bidang Perencanaan Pembangunan Daerah yang difasilitasi oleh TAPM Propinsi yang dikuatkan dengan SK Gubernur.

Seperti Halnya di Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan telah dimulai Verifikasi dan Validasi data Indeks Desa di tingkat kecamatan pada 11 Agustus 2026. Dengan difasilitasi oleh Pendamping Desa Kecamatan Kerambitan didampingi TAPM, Tim Verifikasi Kecamatan melakukan verifikasi dan  menyandingkan data Indeks Desa  tahun sebelumnya dengan capaian skor pendataan tahun ini.

Demikian juga kecamatan lainnya di kabupaten Tabanan telah juga dimulai verifikasi dan Validasi data Indeks Desa oleh Tim Kecamatan didampingi oleh Pendamping Desa. Sesuai dengan timeline Verifikasi di tingkat Kecamatan mulai tanggal 11 Agustus sampai dengan 18 Agustus 2026.

Dengan dilakukannya Pemutakhiran Indeks Desa ini menjadi dasar Perencanaan, arah kebijakan serta prioritas pembangunan Desa.


 

Praktik Baik Dana Desa 2026

Selasa 06 Oktober 2026 TPP Kec Marga Fasilitasi Praktik Baik Dana Desa di Desa Batannyuh. Hal ini untuk menindaklanjuti SE Kementerian Desa ...